Keluarga Miskin Pun Gigit Jari
JOMBANG-Impian keluarga miskin (Gakin) untuk mendapat bantuan kesejahteraan dari Program Keluarga Harapan dipastikan tertunda. Pasalnya program dari pengalihan pemberian BLT tersebut sampai sejauh ini masih belum ada kejelasan pelaksanaanya.
"Memang sampai sejauh ini belum ada sosialisasi ke pihak kami terkait masalah tersebut," ungkap Bambang Sutrisno, Kades Karang Dagangan Kecamatan Bandar Kedung Mulyo. Ditambahkan dia, jumlah rumah tangga sangat miskin (RTSM) didesanya yang dimasukkan dalam program ini oleh pihak Bappeda Jombang berjumlah 40 KK, Dia juga mengaku sempat bingung karena program yang sangat diharapkan masyarakat miskin didesanya, sejauh ini belum juga ada kejelasan. " Yang jelas masyarakat miskin sangat berharap agar program tersebut segera terwujud," ceritanya setengah berharap.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Sosial (DPMS) Jombang Drs Ahmad Baedhowi MM. Saat dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa molornya realisasi PKH tersebut dikarenakan belum dikirimnya kartu RTSM oleh pihak Bappenas, Jatah RTSM yang digunakan sebagai acuan pembagian PKH tersebut untuk Kabupaten Jombang baru dikirimkan 30%. "Jadi baru 30% yang dikirimkan kepihak kami, sehingga kami juga tidak bisa berbuat banyak karena ini kewenangan pusat," tuturnya.
Ditambahkannya proses pencairan bantuan tersebut rencanya akan dilaksanakan serentak dan langsung kepada masyarakat miskin melalui kantor pos terdekat," Kita tunggu sampai semua RTSM tersebut ditangan kita,dan akan langsung kita cairkan secara serentak,"jelas Baedhowi.
Proses pencairan PKH tambah Baedhowi akan dilaksanakan serentak, hal ini untuk menghindari permasalahan yang muncul dibelakang hari. "Kalau tidak serentak kita takutkan nanti malah ada permasalahan antara satu kecamatan dengan kecamatan lainya," tegasnya.
Sekedar catatan Kabupaten Jombang mendapatkan jatah 9252 RTSM yang akan menerima PKH untuk tahun 2007 lalu. Sebagai uji coba jatah RTSM tersebut didistribusikan untuk 12 Kecamatan yakni Bandar Kedung Mulyo, Ngoro, Wonosalam, Mojoagung, Sumobito, Jogoroto, Megaluh, Tembelang, Kuduh, Ngusikan, Kabuh dan Diwek.
Program yang merupakan pengalihan dari pemberian BLT pengurangan subsidi BBM ini diberikan kepada masyarakat miskin dengan mengacu pada 14 indikator yang ditetapkan BPS dengan penekanan pada masyarakat miskin yang tingkat pendidikannya dinilai sangat rendah. Disamping itu, prioritas juga diberikan kepada masyarakat miskin yang mempunyai balita dan anak sekolah.(ameer sayarifuddin)
JOMBANG-Impian keluarga miskin (Gakin) untuk mendapat bantuan kesejahteraan dari Program Keluarga Harapan dipastikan tertunda. Pasalnya program dari pengalihan pemberian BLT tersebut sampai sejauh ini masih belum ada kejelasan pelaksanaanya.
"Memang sampai sejauh ini belum ada sosialisasi ke pihak kami terkait masalah tersebut," ungkap Bambang Sutrisno, Kades Karang Dagangan Kecamatan Bandar Kedung Mulyo. Ditambahkan dia, jumlah rumah tangga sangat miskin (RTSM) didesanya yang dimasukkan dalam program ini oleh pihak Bappeda Jombang berjumlah 40 KK, Dia juga mengaku sempat bingung karena program yang sangat diharapkan masyarakat miskin didesanya, sejauh ini belum juga ada kejelasan. " Yang jelas masyarakat miskin sangat berharap agar program tersebut segera terwujud," ceritanya setengah berharap.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Sosial (DPMS) Jombang Drs Ahmad Baedhowi MM. Saat dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa molornya realisasi PKH tersebut dikarenakan belum dikirimnya kartu RTSM oleh pihak Bappenas, Jatah RTSM yang digunakan sebagai acuan pembagian PKH tersebut untuk Kabupaten Jombang baru dikirimkan 30%. "Jadi baru 30% yang dikirimkan kepihak kami, sehingga kami juga tidak bisa berbuat banyak karena ini kewenangan pusat," tuturnya.
Ditambahkannya proses pencairan bantuan tersebut rencanya akan dilaksanakan serentak dan langsung kepada masyarakat miskin melalui kantor pos terdekat," Kita tunggu sampai semua RTSM tersebut ditangan kita,dan akan langsung kita cairkan secara serentak,"jelas Baedhowi.
Proses pencairan PKH tambah Baedhowi akan dilaksanakan serentak, hal ini untuk menghindari permasalahan yang muncul dibelakang hari. "Kalau tidak serentak kita takutkan nanti malah ada permasalahan antara satu kecamatan dengan kecamatan lainya," tegasnya.
Sekedar catatan Kabupaten Jombang mendapatkan jatah 9252 RTSM yang akan menerima PKH untuk tahun 2007 lalu. Sebagai uji coba jatah RTSM tersebut didistribusikan untuk 12 Kecamatan yakni Bandar Kedung Mulyo, Ngoro, Wonosalam, Mojoagung, Sumobito, Jogoroto, Megaluh, Tembelang, Kuduh, Ngusikan, Kabuh dan Diwek.
Program yang merupakan pengalihan dari pemberian BLT pengurangan subsidi BBM ini diberikan kepada masyarakat miskin dengan mengacu pada 14 indikator yang ditetapkan BPS dengan penekanan pada masyarakat miskin yang tingkat pendidikannya dinilai sangat rendah. Disamping itu, prioritas juga diberikan kepada masyarakat miskin yang mempunyai balita dan anak sekolah.(ameer sayarifuddin)
Komentar
Posting Komentar
Mo Komentar Disini Bos,,,