JOMBANG-Untuk kesekian kalinya, sebuah rangkaian kereta api Bangun Karta Jurusan Jombang-Jakarta, kembali mengalami kecelakaan. Namun, kali ini hanya bagian gerbong makan saja yang keluar jalur rel. Adapun gerbong penumpang dan lokomotif penggerak tetap aman. Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VII Madiun Eko Budiono mengungkapkan, gerbong makan kereta bisnis E 37 Bangun Karta jurusan Jombang-Jakarta anjlok di jalur langsir stasiun Jombang, sekitar pukul 10.30 WIB.
"Karena lokasi anjloknya gerbong makan KA Bangun Karta jurusan Jombang-Jakarta itu tidak di jalur utama. Jadi tidak berpengaruh terhadap jadwal pemberangkatan kereta," kata Eko dari Madiun melalui sambungan telepon, Kamis (7/2).
Berapa kerugian akibat kecelakaan ini belum diketahui. "Kemungkinan kami akan keluar biaya untuk pengangkatan Gerbong yang anjlok itu saja," pungkas Eko.
Selain itu Kepala Stasiun Kota Jombang Sugiyanto, saat di temuai di lokasi anjloknya kereta, membenarkan, jika gerbong makan yang didorong oleh lokomotif bisnis CC 20321 Bangun Karta, jurusan Jombang-Jakarta yang anjlok di jalur langsir stasiun Jombang tersebut, diakibatkan karena sambungan rangkaian kereta terlalu panjang.
"Sambungan rangkaian gerbong terlalu panjang. Biasanya ada 12 gerbong, namun kali ini jumlahnya 13 gerbong, masinis tidak mengetahui jika gerbong yang didorongnya itu ada 13. Akhirnya gerbong yang paling belakang pun menabrak batas langsir dan tersungkur keluar jalur," terang Sugiyanto.(amer syarifuddin)
Komentar
Posting Komentar
Mo Komentar Disini Bos,,,