Langsung ke konten utama

Postingan

GEGER MINYAK MENTAH

Diperkirakan Kandungan Minyaknya Sekitar 10:2 Ember. JOMBANG – Disaat masyarakat panik menghadapi rencana kenaikan BBM. Puluhan warga Dusun Bungkil, Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, kemarin pagi (20/5), justru ketiban rejeki. Pasalnya mereka diunutngkan dengan adanya sumur bercampur minyak tanah milik Sumi'ah (73). kini mereka berebut minyak gratis dari sumur yang memiliki kandungan minyak berkisar 10:2 ember itu. Selain mempunyai kandungan minyak yang cukup banyak, sumur milik Sumiah salah satu warga RT 3 RW I Dusun Bungkil, Desa Kedung Rejo Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang itu, sontak menjadi ramai. Pasalnya puluhan warga yang mendengar kejadian tersebut tanpa berfikir panjang langsung berebut untuk mendapatkan minyak gratis dari sumur itu. “Ya, mumpung gratis lah mas. apalagi, minyak yang keluar dari sumur itu kalau disulut api langsung menyala. Ini juga saya dapat satu liter kok ,” ujar Kamdi (50) warga sekitar, sembari menunjukkan bukti minyak berwarna kekuning...

Pemerintah Nyaris Menyerah

BBM Diprediksi Naik Bulan Juli JAKARTA - Meroketnya harga minyak mentah dunia hingga 115 dolar AS per barel membuat pemerintah nyaris menyerah untuk mempertahankan harga BBM dalam negeri, dan secara serius mulai mempertimbangkan opsi tidak poluler menaikkan harga. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui opsi kenaikan harga BBM sulit dihindari bila harga minyak dunia terus meningkat sampai Juli nanti. ”Untuk sementara, kita jalan dulu (dengan asumsi APBN-P 2008). Tentu masih ada waktu untuk penyesuaian-penyesuaian, apabila memang dibutuhkan penyesuaian. Nantilah, kan ada waktu bulan Juni atau Juli. Kita lihat lagi perkembangan (fluktuasi harga minyak dunia),” jelas Kalla dalam keterangan pers di Kantor Wakil Presiden, kemarin (18/4). Saat harga minyak mencapai 100 dolar AS per barel, subsidi BBM mencapai Rp360 triliun. Padahal APBN hanya Rp900 triliun. ”Itu terlalu banyak dibanding APBN kita yang Rp900 triliun sekian. Belum lagi subsidi minyak tanah Rp 63-70 triliun per ...

ANTISIPASI PERUSUH

Caption ; Tampak Sejumlah aparat sedang melakukan berbagai simulasi, untuk mengantisipasi adanya kerusuhan pada pelaksanaan Pilkada 23 Juli mendatang.

LKPJ Bupati Suyanto Disoal.

25 LSM Desak DPRD Bersikap. JOMBANG – Laporan keterangan pertanggungjawaban (LkPJ) akhir jabatan Bupati Suyanto pada periode 2003-2008, yang pernah disampaikan pada tanggal 25 April lalu, saat ini menuai kritik. Sejumlah LSM mengangap LkPJ Suyanto tidak sesuai dengan fakta. Selain menuding bahwa LkPJ yang dipaparkan Bupati didepan para anggota DPRD Kab Jombang itu tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Gabungan 25 lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini juga menilai DPRD tidak mempunyai keberanian untuk mengkritisi kinerja pemerintah daerah (Pemda) selama hampir lima tahun berjalan itu. “ Sudah seharusya para wakil rakyat mendengar keluhan-keluhan rakyat kecil, bukan harus mendengar keluhan-keluhan pejabat. Apalagi, LKPJ Bupati Suyanto yang telah terpublikasikan di beberapa media massa itu sama sekali tidak ada cacatan peningkatan profesionalisme pejabat,” teriak Aan LinK, Korlap Aksi, saat menggelar demonstrasi, menolak LkPJ Bupati di depan gedung DPRD, kemarin. Menurut Aa...

Suyanto Mundur, Ali Fikri Jadi Bupati

JOMBANG – Terkait dengan pencalonan Bupati Jombang Drs H. Suyanto dalam Pilkada 23 Juli 2008 ini, kemarin siang (14/5) DPRD setempat resmi memberikan persetujuan pengunduran diri yang bersangkutan dari kursi bupati. Putusan persetujuan yang dihasilkan dari Rapat Paripurna Istemewa yang digelar oleh DPRD Jombang itu juga sekaligus mengusulkan Wakil Bupati H. Ali Fikri untuk naik menduduki jabatan yang sebelumnya telah diduduki oleh Suyanto. Sebab, melalui surat No. 131/1528/415.13/08, Suyanto yang sudah secara resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada Menteri dalam negeri pada pada 8 Mei 2008 atau tiga hari sebelum akhir masa pendaftaran calon itu. Keesokan harinya, jawaban Mendagri melalui surat no 131.35/1206A/sj tersebut langsung diterima oleh KPU Kab Jombang, beserta seluruh instansi terkait. Hal itu di katakan Sugiarto, salah satu Anggota Komisi A, bahwa, sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku, mulai sejak pendaftaran Suyanto sebagai calon bupati pada 12 ...

Pemerintah Belum Siap Salurkan BLT.

JOMBANG – Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak akhir Mei mendatang, ternyata masih belum diimbangi dengan proses pendataan yang jelas. Sebab, pihak pemerintah kabupaten setempat masih tetap mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005 sebagai dasar penyaluran BLT. Bahkan, sejumlah kalangan menilai ketidaksiapan pemerintah dalam penyaluran BLT untuk keluarga miskin (Gakin) di Kabupaten Jombang ini, dikhawatirkan dapat membuat masyarakat semakin menolak rencana kenaikan harga BBM tersebut. “ kalau kita mengacu pada data tahun 2005 bisa-bisa penyaluran BLT itu akan tidak tepat sasaran, dan bisa berpotensi konflik horizontal,” ujar Genti Suwarno, Wakil Ketua KOMISI D DPRD Jombang, kemarin. Manurut Genti, Pemkab Jombang, harus segera melakukan verifikasi mengenai jumlah yang harus diberikan BLT itu. Sebab tanpa adanya proses verifikasi mengenai data Gakin tahun 2005-2006 yang sampai sekarang masih dijadikan sebagai acuan untuk penyaluran bantuan, dikhaw...

Gara-Gara Hutang

Tetangga Bogem Istri Tetangga JOMBANG – Buntut persoalan ekonomi semakin menjadikan masyarakat terpolar, bahkan mereka harus kehilangan sifat kemanusiannya lantaran kondisi perut sudah tidak bisa di ajak kompromi. Surotin misalnya, salah satu warga asal Desa Sawahan gang III, Jombang ini, dengan terpaksa harus mengadukan Sulamun, (40), tetangganya sendiri ke Mapolres setempat, kemarin. Karena mengaku dirinya telah dianiaya. Hal itu berawal ketika Suroso (46), suami korban, membeli beberapa barang mainan, berupa sedotan dan yoyo, dari toko Sulamun, pada hari Minggu (11/5) lalu secara hutang. Suroso yang masih belum punya modal, akhirnya berjanji akan membayarnya usai barang yang dia beli itu laku dipasaran. Namun, Sulamun yang tak percaya dengan janji Suroso, lantas mendatangi rumah korban dan mencari suami korban untuk menagih hutang tersebut. Mendapai Suroso yang masih belum pulang juga, Sulamun pun langsung pergi meninggalkan rumah korban itu. Karena butuh dan khawatir jika ...