Langsung ke konten utama

Postingan

Maulid Nabi, HTI Turun Jalan

JOMBANG - Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW di Jombang kali ini berbeda. Ratusan masa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Forum Umat Islam Peduli Syariah (FUIPS) menggelar aksi damai (19/3) kemarin. Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.00 itu, massa berjalan kaki disepanjang jalan Wachid Hasyim dan menuju dua kantor pemerintahan. Disepanjang jalan, massa juga melakukan orasi dan membagi-bagikan selebaran kepada sejumlah pengendara yang lewat. Puluhan poster dan spanduk yang berisi kecaman terhadap kapitalisme global dan masalah-masalah yang melilit bangsa mewarnai aksi kali ini tak luput dari bawaan massa. Bahkan, sejumlah anak-anak dengan antusias menggelar beberapa poster yangmere tenteng. Massa yang kebanyakan adalah kaum peremuan ini sempat menggelar orasi di Kantor Pemkab Jombnag, yang pagi itu tampak tak berpenghuni. Meski demikian, tak menghalangi para aktivis ini untuk meneriakkan masalah yang masih dihadapai masyarakat Jombang, yakni kemiskinan dan banyaknya pengangguran. Tak...

Aspal Rusak, Warga Blokade Jalan

JOMBANG – Akibat jalan raya yang menghubungkan Desa Wonomerto Kec Wonosalam dengan Kec Bareng rusak parah. Sejumlah warga dari Dusun Ganten desa setempat marah. Mereka beramai-ramai memblokade jalan poros menuju Kec Bareng. Aksi kemarahan warga ini diluapkan dengan memblokade jalan dengan menggunakan papan yang melintang ditengah jalan, puluhan warga juga menutup sementara jalur menuju lima desa itu. Bahkan, warga sempat menanami lima pohon pisang di tengah jalan untuk memblokade pengendara yang lewat. Tak puas dengan aksi ini, warga juga membakar ban bekas untuk meluapkan kekecewaannya. Luapan kekesalan warga yang dialamatkan kepada kontraktor penggarap proyek jalan akses desa itu, diluapkan dengan mencabut paksa papan proyek yang berdiri dipinggir jalan. Warga membuang begitu saja papan proyek milik CV Putra Sang Fajar ditengah jalan bersama pohon pisang yang baru saja mereka tanam itu. Suryadi, salah satu warga mengaku, kemarahan warga ini dipicu ulah CV Putra Sang Fajar, yang...

Distribusi Migor Terganjal Kunjungan Mentri

JOMBANG – Meski kenaikan harga minyak goreng (migor) di Jombang terus mengalami kenaikan. Namun, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat, masih belum melakukan Operasi Pasar (OP), lantaran masih menuggu kedatangan mentri. Dalih Disperindagkop Jombang menunda proses pendistribusian minyak goreng bersubsidi pada untuk 53.000 Keluarga Miskin (gakin) itu lebih disebabkan oleh di barengkannya agenda OP itu dengan kunjungan Mentri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu di desa Bareng tanggal 25 Meret mendatang. Jafar Jazuri, Kepala Disperindagkop Jombang, saat dikonfirmasi membantah jika tudingan tersebut merupakan alat untuk mencari simpatik kepada Mari Elka Pangestu (MEP). Dirinya mengatakan, bahwa keterlambatan pihakya dalam melakukanoperai pasar itu lebih disebabkan oleh jadwal hasil koordinasi dengan Disperindag Propinsi. Dikatakan Jafar, keterlabatan menstabilkan harga migor tersebut memang diakuinya. Namun, keterlambatan tersebut lebih disebabkan ketidak sia...

Suyanto Bidik Pasangan Yang diterima Publik

JOMBANG - Calon Bupati (Cabup) Jombang dari PDI-P yang direkomendasikan induk partai untuk maju dalam Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 23 Juli 2008, H Suyanto sudah ada kejelasan, meski masih tetap pelik bicarakan gandengan. Dalam kesempatan berorasi di acara sosialisasi tentang rekomendsi DPP PDI-P untuk calon gubernur Jatim dan bupati Jombang kemarin (16/3), Suyanto yang juga Ketua DPC PDI-P setempat menegaskan, dirinya masih pilah-pilah mencari gandengan dengan calon yang bisa diterima publik Jombang itu. Selain itu, Suyanto juga mengatakan, prioritas pendamping yang bakal dibidik sebagai pasangannya pada pilkada mendatang adalah yang mampu merespon penderitaan rakyat. Selain itu Suyanto juga menginginkan jika pendamping yang bakal dia gandeng termasuk bukan maling alias karuptor. "Dalam Pilkada nanti, saya pastikan akan mengusulkan kepada DPD PDI-P Jatim Cawabup yang bersih. Yang berhak mendampingi saya nanti harus bukan figur yang 'nyolongan', harus punya jiwa...

DPD PDI-P Anggap Soekarwo Tandingan Kuat

JOMBANG - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim Dr. Sirmadji Tjondro Pragolo mengingatkan kepada seluruh jajaran partai untuk tidak menganggap enteng lawan-lawan Sucipto pada Pilkada 23 Juli mendatang. Menurutnya, hasil Pilkada Jatim dan Jombang akan sangat berpengaruh pada hasil Pemilu dan pemenangan Megawati dalam Pilpres mendatang. "Soenarjo dengan Ali Maschan, Soekarwo dan Saiful merupakan kompetitor yang tidak boleh dianggap enteng. Pilkada Jombang dan Jatim adalah momentum strategis untuk menancapkan tonggak kemenangan Pemilu dan Pilpres yang akan datang," tegas Sirmadji kemarin (16/03) dalam orasinya didepan ribuan kader PDI-P di GOR Merdeka Jombang pada acara konsolidasi pemenangan pilkada dan pilgub 23 juli 2008 itu. Selain mengingatkan sejumlah kadernya, Sirmadji juga bakal mewarning calonnya Sucipto, untuk tetap berkomitmen terhadap partai. Dirinya juga menegaskan bakal mencopot paksa Sucipto sebagai calon gubernur jatim usulan PDI-P kalau ke...

BERJUANG DI TENGAH DISKRIMINASI

Meski dengan kondisi fisik yang tidak sempurna, namun bukan berarti lantas semangatnya terpuruk menghadapi kerasnya hidup. Menyadari tantangan yang kian komplek, para penyandang cacat di Kabupaten Jombang kemudian saling berbagi dalam sebuah rumah yang mereka namai Kompac (kelompok penyandang cacat). Di tengah minimnya respon pemerintah setempat mereka terus menggelorakan spirit untuk mandiri. Sayangnya, eksistensi kelompok yang berusaha menafikan belas kasihan ini tetap dipandang sebelah mata. Mengapa? JOMBANG (DUTA) - Cahaya matahari pagi musim penghujan awal tahun ini terasa lebih hangat di benak Sugeng. Lelaki yang tetap bersyukur kendati dikarunia tubuh yang tidak sempurna ini bergegas menuju teras rumah yang sekaligus sebagai bengkel kerjanya. Lelaki dengan sepeda roda tiga yang dikayuh dengan tangan ini sibuk menata alat-alat pertukangan. Sedangkan beberapa orang lainnya sibuk mengaduk semen dengan pasir. Selebihnya lagi, seorang yang berjalan dengan menggunakan tongkat penyangg...

Pengecer Mitan Luar Kota Marak, Disperindagkop Jalan Ditempat

JOMBANG – Meski aksi borong yang dilakukan sejumlah pedagang minyak tanah (mitan) dari luar Jombang masih marak, namun Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat masih belum melakukan langkah kongkrit. Penertiban pangkalan dan penjual Irex, juga masih dalam tahap rencana.Kepala Disperindagkop Kab Jombang, Jafar Jazuri mengatakan, pihaknya mengakui jika akhir-akhir ini marak aksi borong mitan yang dilakukan pengecer dari Mojokerto hingga Kediri itu makin mengkhawatrikan. Pihaknya berencana dalam waktu dekat akan menggelar sidak dan operasi di sejumlah pangkalan mitan dan Irex. ''Kita sudah mengagendakan penertiban itu, karena kita juga khawatir kalau nanti membuat masyarakat resah'' kata Jafar pada Duta di ruanganya.Dia mengatakan, aksi borong para pedagang dari luar kota ini dikhawatirkan dapat memicu kelangkaan mitan di Jombang, menyusul harga mitan di Jombang yang masih stabil. Sementara di Mojokerto dan Kediri, harga mitan mengalami kenaik...